Saat ini makin banyak Bank yang menawarkan beragam macam produk kredit konsumsi. Dari Kredit kepemilikian rumah, kredit kepemilikan kendaraan, kredit tanpa agunan,kartu kredit, kredit agunan dan sebagainya. Bila anda menyikapi beragam dan kemudahan mendapatkan kredit dengan bijak, tentunya tawaran tersebut dapat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan anda.
Jika anda ingin mengambil fasilitas kredit tersebut, ada baiknya anda mempertimbangkan suku bunga yang berlaku sebelum memutuskan mengambil kredit. Dengan demikian anda bisa menentukan besaran kredit yang akan diambil karena suku bunga kredit sangat menentukan besaran cicilan yang harus dibayarkan. Berikut suku bunga kredit yang diberlakukan oleh beberapa bank :
- Suku bunga efektif. Metode penghitungan suku bunga yang didasarkan atas jumlah sisa cicilan (outstanding), yaitu sisa plafon pinjaman setelah dikurangi angsuran. Dengan metode ini angsuran setiap bulan selalu tetap dan pokok (P) akan membesar seiring jangka waktu kredit. Sementara bunga kredit (B) semakin lama semakin menurun.
- Suku bunga flat. Suku bunga ini dihitung dengan mengkalikan suku bunga yang telah ditetapkan dengan besar plafon pinjaman yang diberikan. Angsuran setiap bulan selalu tetap demikian pula dengan pokok dan bunga.
- Suku bunga fixed (tetap). Suku bunga fixed sering dijumpai untuk kredit konsumsi. Umumnya digunakan pada satu tahun pertama kredit, sebagai iming-iming keuntungan bagi konsumen, sebelum akhirnya diberlakukan suku bunga floating
- Suku bunga floating. Metode ini digunakan untuk kredit yang berjangka panjang seperti kredit kepemilikan rumah. Suku bunga berubah-ubah sesuai dengan kondisi pasar, persaingan antar bank, kondisi dana internal bank serta faktor-faktor makro ekonomi lainnya.