www.BagusJuga.com – Setelah hari pertama di tahun Naga, apa yang tersisa dimalam perayaan Tahun Baru Imlek ? Tentu saja sampah. Ini yang terjadi di Beijing dan Shanghai pada hari pertama di tahun Naga ini. Para pekerja kebersihan harus bekerja keras membersihkan sekitar 1.000 ton sampah dari kembang api.

Dengan mengerahkan sebanyak 30.000 tenaga, para pekerja sanitasi mulai menyapu sisa kembang api yang bertebaran, termasuk kardus-kardus yang terbakar. Dan senin paginya mereka mengumpulkan sekitar 970 ton sampah kembang api. Puing-puing kembang api hanya sebagian kecil dari 8.500 ton sampah yang mereka dikumpulkan selama hari pertama liburan, menurut sumber-sumber dengan Lingkungan Industri Shanghai.


Limbah domestik total dan penduduk Shanghai kembang api puing-puing yang diciptakan selama liburan diperkirakan akan mencapai 58.500 ton.
Di Beijing, lebih dari 5.000 pekerja sanitasi telah dimasukkan untuk bekerja oleh Sanitasi Lingkungan Beijing Engineering Group (BESEG) untuk membersihkan sisa kembang api.
Dari Minggu malam untuk Senin pagi, mereka telah mengumpulkan 170,7 ton sampah kembang api , menambah dari tahun 2011 yang mengumpulkan sekitar 112,1 ton.


Selain sampah yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Beijing dan Shanghai, ternyata kualitas udara juga menjadi perhatian. Akibat banyaknya kembang api yang menyala, membuat udara menjadi pengap akibat asap. Berakibat juga suasana kota seolah berkabut akibat asap kembang api. Hingga senin kemarin, kabut kembang api perlahan pergi, walaupun masih terlihat kabut tipis.

Share This Article!

gila..bisa di kilo tu kardus..