Category Archives: Sejarah Kecil

Chimney Sweeps Festival, Festival Rakyat Inggris Merayakan Libur Menyapu Cerobong

www.BagusJuga.com Ternyata Inggris memiliki satu festival yang unik, yaitu festival menyapu cerobong atau yang disebut “Chimney Sweeps festival”. Festival menyapu cerobong ini sudah dilakukan diawal tahun 1900an.

Saat dulu setiap rumah memiliki cerobong untuk mengalirkan asap pembakaran kayu di ruang keluarga yang berfungsi sebagai tempat memasak dan menghangat ruangan. Karena cerobong sering digunakan meninggalkan jelaga di dinding dalam cerobong. Untuk itu, dulu ada pekerja yang khusus membersihkan cerobong asap. Pekerja itu biasanya seorang anak laki-laki yang dipekerjakan oleh si empu rumah dari kecil dan dididik khusus membersihkan cerobong asap.

Karena harus membersihkan cerobong asap setiap hari, para buruh anak-anak ini memiliki 1 hari libur dari menyapu cerobong asap yaitu di tanggal 1 Mei. Hari libur ini digunakan dengan menari disepanjang jalan merayakan hari liburnya dan menggabungkan dengan tradisi rakyat setempat.

Share This Article!

Cara Buku Kuno Tahun 1889 Berikan Pengetahuan Pada Publik Tentang Hewan Liar

www.BagusJuga.com Pada abad ke 19 masih sulit mendapatkan berita secara aktual. Termasuk memberikan gambaran yang tepat mengenai beberapa hewan liar di laut dan di hutan.

Buaya memangsa seorang wanita


Diambil dari sebuah buku terbitan tahun 1889 karangan JW Buel’s berjudul “ Sea and Land”,menunjukkan beberapa nasib manusia yang menjadi santapan hewan liar di laut dan di hutan tropis. Diterbitkan di AS oleh Publishing Co Sejarah , deskripsi yang diberikan seolah memberi tahu bahwa hewan-hewan ini buas dan selalu menyantap manusia, terutama wanita.

Share This Article!

Museum Sejarah Hukuman Fisik Di Rusia, Tampilkan Sejarah Dan Peralatan Hukuman Mati

www.BagusJuga.com Museum tidak lepas dari sejarah, karena di museum lah anda bisa sejenak pergi kemasa lalu melihat dan membayangkan bagaimana sejarah berjalan melewati waktu.

Banyak museum didirikan berdasarkan tema sejarah. Seperti Museum Fatahillah yang menceritakan sejarah kota Batavia masa penjajahan Portugis hingga Belanda. Ada juga Museum Batik, Museum Wayang, Museum Lukisan dan lainnya. Namun bagaimana pendapat anda dengan museum satu ini ?

Museum ini bisa dibilang unik dan menyeramkan. Didirikan oleh seorang eksentrik yang begitu tertarik dengan sejarah penyiksaan fisik di Rusia. Ya, museum itu disebut “Museum Sejarah Hukuman Fisik” yang didirikan oleh Valery Pereverzev.

Share This Article!

Sergey Larenkov, Memadukan Foto Perang Dunia II Dengan Foto Sekarang

www.BagusJuga.com Sergey Larenkov adalah seniman Rusia berbasis fotografi. Fotografer ini membuat sebuah foto seni dengan mengumpulkan satu set besar kolase bersejarah Perang Dunia II yang digabungkan dengan foto lokasi yang sama di jaman sekarang.

Hasilnya sangat indah. Kedua foto yang digabungkan nyaris terlihat nyata. Dari tempat yang diambil rata-rata berlokasi di Rusia dan masih banyak sudut kota yang belum berubah dari tahun 1940an hingga saat ini.

Share This Article!

Pencari Madu Di Kaki Gunung Himalaya

www.BagusJuga.com Inilah foto yang bercerita tentang pekerjaan pencari madu dari lebah liar di kaki gunung Himalaya. Bagi orang di belahan barat mengatakan ini adalah pekerjaan yang paling berbahaya di dunia. Namun jika dilihat dari cara mencarinya, di Indonesia pun hampir sama. Mencari di sudut tinggi lereng gunung, menggunakan asap untuk mengusir kawanan lebah. Dan menggunakan peralatan sederhana mencapai sarang lebah di ketinggian.
Walaupun dikenal dengan sebutan cairan emas, para pencari madu ini tidak memiliki kehidupan yang memadai. Bergulat dengan sengatan lebah, mempertaruhkan nyawa, namun madu pun dibeli oleh pengumpul dengan harga yang murah. Ironis.

Share This Article!

Keluarga Zuckerberg Tetap Memiliki Profesi Sendiri, Tidak Mengandalkan Miliarder Mark Zuckerberg

www.BagusJuga.com  Dengan kekayaan $ 17.5billion dalam keluarga Zukerberg , mudah buat mereka untuk tidak bekerja. Tapi sepertinya hal ini tidak dianut mereka. Kedua orang tua Mark Zukerberg, Ed dan Donna Zukerberg tetap bekerja. Ed sang ayah berprofesi sebagai dokter gigi dan memiliki tempat praktek di rumahnya, dan Donna sang istri membantu mengelola tempat tersebut.

Share This Article!

Switch to our mobile site

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia